Tuesday, November 27, 2012

Market Review 27/11/2012

Market Review
 
Dow Jones Senin malam ditutup turun 42 poin atau 0,33% pada 12.967 terutama atas kembalinya kekhawatiran investor mengenai perkembangan isu Fiscal Cliff. Namun demikian, pada akhir perdagangan indeks DJIA balik arah dari titik terendahnya 12.900 atas optimisme mengenai perkembangan restrukturisasi utang Yunani.
 
Anggota parlemen di Gedung Putih kembali mengadakan rapat kemarin mendiskusikan isu Fiscal Cliff. Namun investor saham melihat kesepakatan masih akan jauh dicapai mengingat perbedaan yang terjadi antara wakil partai Republik dan partai Demokrat. Diantara perbedaan tersebut, antara lain, partai Republik cenderung menginginkan ditutupnya beberapa tax loopholes untuk meningkatkan pendapatan pajak. Sementara, partai Demokrat, seperti yang sudah sering disampaikan oleh presiden Obama cenderung untuk meningkatkan tarif pajak bagi kelompok dengan penghasilan di atas USD 250ribu per tahun. Diskusi akan dilanjutkan pada Rabu 21 November yang akan melibatkan pihak yang lebih luas termasuk pemimpin organisasi bisnis.



Sementara itu kelompok menteri keuangan zona euro atau Eurogroup dan IMF untuk ketiga kalinya berupaya menyepakati pengucuran prosi dana talangan senilai 31,5 miliar euro kepada Yunani. Target pemangkasan rasio utang Yuanani kemungkinan disetujui tanpa pemotongan pokok utang (haircut) oleh pemegang surat utang sektor pemerintah.
 
Perundingan selama ini terganjal mengenai pemangkasan rasio utang Yunani terhadap PDB, yang diprediksi mencapai puncaknya pada akhir tahun 2013 pada 190%. Adapun target yang harus dicapai dalam 8-10 tahun ke depan adalah rasio utang terhadap PDB pada 120%. Oleh karena masalah ini belum disepakati, IMF menunda pengucuran porsi dana bantuan. Usulan IMF untuk menurunkan rasio utang adalah haircut atas utang pemerintah zona euro, atau pemerintah zona euro menghapus sebagian piutangnya pada Yunani. Usulan ini tidak disetujui oleh Jerman dan sekutunya. Jerman berpendirian bahwa Eurogroup bisa menyepakati pengucuran dana 31,5 miliar euro tapi menolak haircut pada utang dari sektor pemerintah. Dilain pihak, pada Maret 2012 investor swasta sudah bersedia untuk haircut utangnya senilai lebih dari 100 miliar euro. 

News Highlights
 
Tiga Pilar Sejahtera Food (AISA) berencana membangun empat pabrik beras selama 2012-2013 dan siap menginvestasikan dana sebesar Rp 580 mililar. Sebanyak dua pabrik berlokasi di Jawa Tengah dan sisanya di Jawa Timur. Kapasitas produksi masing-masing pabrik mencapai 120 ribu ton per tahun. Konstruksi pabrik di Jawa Tengah telah dimulai dan ditargetkan tuntas pada kuartal III-2013. Setelah pembangunan dua pabrik itu tuntas, total kapasitas beras perseroan naik dua kali lipat menjadi 480 ribu ton per tahun dari saat ini 240 ribu ton. Sementara itu, untuk pabrik di Jawa Timur, akan dimulai pembangunannya pada kuartal III-2013 dan proyek ini akan memakan waktu satu tahun. Dengan demikian, pada 2014, total kapasitas beras perseroan naik menjadi 720 ribu ton per tahun. (Investor Daily)
 
Agung Podomoro Land (APLN) menganggarkan dana sebesar Rp 700 miliar untuk mengembangkan proyek Batam Center Park di Batam pada 2013. Perseroan akan membangun 2.200 unit rumah di atas lahan seluas 36,8 hektare (ha). (Investor Daily)
 
Jasa Marga (JSMR) mengincar pertumbuhan pendapatan jalan tol sebesar 18,18% -20,37% pada tahun depan seiring dengan beroperasinya sejumlah ruas jalan tol baru serta peningkatan volume transaksi lalu lintas. Perseroan mematok target pendapatan jalan tol meningkat menjadi sebesar Rp 6,5 triliun dari proyeksi target pendapatan jalan tol akhir tahun ini sebesar Rp 5,4 triliun-Rp 5,5 triliun. Perseroan menargetkan bisa mencapai 1,22 miliar kendaraan atau naik 8,93% dari proyeksi volume kendaraan hingga akhir tahun ini sebanyak 1,12 miliar kendaraan. (Bisnis Indonesia)

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.