Berita kemarin adalah data dari BPS yang mana telah terjadi Deflasi pada bulan September sebesar 0.35% (mom) sehingga inflasi indonesia 7,57% (ytd) dan 8,4% (yoy).
untuk pertama kali sejak 2001 , pada data bps bulan september mengalami Deflasi yg mana biasanya selalu mengalami inflasi.
Sedangkan data neraca perdagangan indonesia bulan agustus mengalami Surplus $ 0.13 milyar setelah pada bulan sebelumnya mengalami defisit sebesar $ 2,3 milyar (defisit terbesar sepanjang sejarah). Data ini yg mengejutkan saya kemarin, kok bisa surplus, apakah pemerintah mengurangi import dalam jumlah besar, jika eksport yg meningkat....saya kok ragu yah
namun terlepas dari apapun, apakah 2 data ekonomi ini menandakan indonesia sudah perlahan-lahan keluar dari tekanan dan akan perlahan-lahan kembali ke jalur ekonomi yg baik....
untuk emiten yang masih ada dalam portfolio saya SMBR,ALTO,INKP,AISA ini semua dalam porsi super mini
back to work
Showing posts with label MARKET REVIEW. Show all posts
Showing posts with label MARKET REVIEW. Show all posts
Wednesday, October 2, 2013
Thursday, September 19, 2013
The Fed tetap melakukan pembelian obligasi $85 milyar
The Fed tetap pada pernyataannya pada bulan kemarin yaitu tidak akan mengurangi pembelian obligasi sebesar $85 milyar jika tingkat pengangguran belum mencapai 6,5% yang mana sekarang masih 7,4%.
Hari ini saya rasa akan menjadi moment yang digunakan para bandar untuk membelokkan arah kapal tanker, dan seperti biasa open gap up ihsg akan terjadi yang mana saya rasa minimal +1% dan sore nanti akan ditutup minimal +2%.
Apapun berita yg menghiasi pergerakan harga, tetap fokus, fokus dan fokus pada chart.
Hari ini saya rasa akan menjadi moment yang digunakan para bandar untuk membelokkan arah kapal tanker, dan seperti biasa open gap up ihsg akan terjadi yang mana saya rasa minimal +1% dan sore nanti akan ditutup minimal +2%.
Apapun berita yg menghiasi pergerakan harga, tetap fokus, fokus dan fokus pada chart.
Thursday, June 20, 2013
Teka Teki The Fed Terjawab
Bursa saham AS melemah tajam pada penutupan perdagangan Rabu (19/6)
tadi malam bereaksi negatif atas sikap the Fed. Chairman the Fed Ben S
Bernanke menyatakan bank sentral akan mengurangi pembelian aset tahun
ini karena ekonomi membaik.
Indeks S&P 500 turun 1,4 persen ke posisi 1.628,93 poin, koreksi terdalam sejak 31 Mei tahun ini.Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) turun 1,4 persen atau 206,04 poin ke posisi 15.112,19 poin.
The Fed akan mengurangi pembelian surat utang secara bertahap tahun ini dan akan berakhir pada pertengahan tahun 2014, kata Bernanke. The Fed menyatakan konklusi pertemuan 2 hari FOMC melihat risiko perekonomian dan pasar lapangan kerja telah berkurang sejak musim gugur.
Meski begitu the Fed mengatakan akan mempertahankan pembelian surat utang 85 miliar USD per bulan dan diulang untuk ditambah atau dikurangi frekuensi pembeliannya tergantung kepada prospek lapangan kerja dan inflasi.
Indeks S&P 500 turun 1,4 persen ke posisi 1.628,93 poin, koreksi terdalam sejak 31 Mei tahun ini.Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) turun 1,4 persen atau 206,04 poin ke posisi 15.112,19 poin.
The Fed akan mengurangi pembelian surat utang secara bertahap tahun ini dan akan berakhir pada pertengahan tahun 2014, kata Bernanke. The Fed menyatakan konklusi pertemuan 2 hari FOMC melihat risiko perekonomian dan pasar lapangan kerja telah berkurang sejak musim gugur.
Meski begitu the Fed mengatakan akan mempertahankan pembelian surat utang 85 miliar USD per bulan dan diulang untuk ditambah atau dikurangi frekuensi pembeliannya tergantung kepada prospek lapangan kerja dan inflasi.
Wednesday, December 12, 2012
Market Review 12/12/2012
Market Review
Dow Jones Selasa malam ditutup naik
78 poin atau 0,6% pada 13.248 terutama atas spekulasi hasil rapat sentral bank
the Fed yang akan diumumkan pada Rabu malam ini. Spekulasi ini sempat
menghantar DJIA ke titik tertingginya di 13.306, namun isu jurang fiskal
menyurutkan laju indeks ditutup di 13.248.
Investor saham Amerika kembali
mengharapkan bank sentral Amerika untuk mengumumkan sesuai rapat the Fed bahwa
bank sentral tersebut akan tetap melanjutkan program pembelian obligasi MBSnya
yang sebesar USD 40 miliar sebulan. Atau dengan kata lain, spekulasi berasal
dari harapan bahwa investor belum memperkirakan bank sentral akan menghentikan
program tersebut. Pada saat program ini , yang dikenal sebagai QE3,
diluncurkan, dikatakan bahwa bank sentral akan melaksanakan pembelian MBS
sebanyak USD 40 miliar per minggu sampai waktu yang ditentukan atau sampai
keadaan ekonomi Amerika membaik. Namun aksi beli yang dipicu oleh spekulasi
positif ini diimbangi oleh kekhawatiran atas isu jurang fiskal yang belum
terlihat tanggal penyelesaian yang khusus.
Tuesday, December 11, 2012
Market Review 11/12/2012
Market Review
Dow Jones Senin malam ditutup
naik tipis 15 poin atau 0,11% pada 13.169 dengan volume tipis seiring dengan
keengganan investor untuk mengambil posisi signifikan ditengah ketidak-pastian
atas bagaimana kesepakatan akhir bentuk UU anggaran baru Amerika.
Pada saat ini, publik Amerika
terlihat sudah bisa menerima tiga kemungkinan fakta: yaitu isu jurang fiskal
disepakati sebelum 25 Desember: kedua, disepakati sesaat sesudah tahun baru
2013, dan ketiga disepakati sekitar bulan Februari. Mengutip salah seorang staf
kepresidenan Obama, 40% kemungkinan terjadinya alternatif pertama, 25%
alternatif kedua, dan 35% alternatif ketiga. Yang menjadi fokus utama investor
saham Amerika adalah memperkirakan bagaimana reaksi pasar menghadapi tiga
kemungkinan ini untuk mengambil manfaat dari perdagangan saham. Sayangnya,
reaksi pasar merupakan hal yang rumit yang meliputi aspek emosional yang juga
meliputi kalkulasi untung rugi, sulit untuk diprediksi. Faktor ini diperkirakan
antara lain yang menyebabkan investor enggan mengambil posisi signifikan
kemarin. Wall Street tidak menerima rilis data ekonomi kemarin.
Monday, December 10, 2012
Market Review 10/12/2012
Market Review
Dow Jones Jum’at minggu
lalu ditutup naik 81 poin atau 0,62% pada 13.155 terutama menanggapi rilis data
tenaga kerja yang lebih baik dari estimasi konsensus. Jum’at minggu lalu,
investor saham Amerika, untuk sementara waktu, cenderung untuk tidak
memperdulikan perkembangan yang terjadi dengan isu Fiscal Cliff.
Jum’at minggu lalu, Wall
Street menerima rilis data penambahan lapangan kerja baru untuk bulan November
2012 versi pemerintah. Nonfarm Payrolls atau penambahan lapangan kerja
baru untuk sektor non-pertanian bulan November sebesar 146ribu unit lebih
tinggi dari estimasi konsensus pada 90ribu unit. Dilain pihak, tingkat
pengangguran Amerika pada bulan November 2012 pada 7,7%yoy, lebih rendah dari
estimasi konsensus pada 8,0%yoy, dan lebih rendah dari bulan sebelumnya
7,9%yoy. Walaupun tingkat pengangguran bulan November ini diterima secara
skeptis oleh publik yang mengatakan bahwa penurunan tersebut merupakan hasil dari
angka pencari kerja yang berkurang jumlahnya, namun rilis data tenaga kerja
mampu memicu aksi beli investor saham hari itu.
Friday, December 7, 2012
Market Review 7/12/2012
Market Review
Dow Jones Kamis malam ditutup naik 39 poin
atau 0,3% pada 13.074 dengan indeks DJIA bergerak mixed pada zona merah
di 13.007 dan zona hijau di 13.076. Investor saham Amerika cenderung optimis
menjelang pengumuman data ekonomi penambahan lapangan kerja dan tingkat
pengangguran dari Departemen Tenaga Kerja Amerika Jum’at malam ini, namun
dilain pihak masih waspada terhadap perkembangan isu Fiscal Cliff.
Sementara itu, ECB kemarin menurunkan
estimasi pertumbuhan ekonomi tahun 2013 untuk zona euro. ECB saat ini
memperkirakan ekonomi 17 negara yang menggunakan mata uang euro akan kontraksi
sebesar 0,3% tahun depan vs. estimasi pertumbuhan sebesar 0,5% yang dibuat tiga
bulan yang lalu. Tahun 2012 zona euro juga mengalami kontraksi. Sementara itu,
pada pertemuan kebijakan terakhir 2012 itu, ECB mempertahankan suku bunga acuan
di rekor level rendah 0,75%, hal yang sudah diperkirakan oleh banyak pihak.
Menanggapi masalah ekonomi yang terjadi di beberapa negara anggota zona euro,
ECB menyatakan tidak akan mengaktifkan OMTs sampai ada negara yang mengajukan
dana talangan (bailout) kepada lembaga dana penyelamatan permanen, Mekanisme
Stabilisasi Eropa (ESM). Selain itu, negara dimaksud juga harus menyetujui
persyaratan fiskal yang ketat. Tema revisi turun prospek pertumbuhan ekonomi
zona euro juga melemahkan harga minyak WTI pada perdagangan kemarin.
Thursday, December 6, 2012
Market Review 6/12/2012
Market Review
Dow Jones Rabu malam ditutup naik 83 poin
atau 0,64% pada 13.034 terutama atas sentimen positif dari rilis data tenaga
kerja dan juga oleh sentimen positif hasil komentar pemimpin baru Cina.
Wall Street kemarin menerima data klaim
pengangguran baru mingguan pada 385ribu unit vs. estimasi konsensus pada
393ribu unit. Sementara klaim pengangguran lanjutan pada 3,250juta unit vs.
3,287juta unit. Rilis ini memicu aksi beli sehingga mampu menghantar indeks
DJIA berpindah dari zona merah ke zona hijau. Selain itu, DJIA juga dipengaruhi
oleh sentiment positif dari pergantian pemimpin di negara Cina. Pemimpin partai
Communist Party yang baru Cina Xi Jinping menyatakan akan melaksanakan
reformasi ekonomi yang lebih konprehensif dengan mengijinkan pasar untuk
berperan lebih tinggi dalam penentuan harga. Komentar ini dirasakan investor
sebagai kombinasi yang tepat dengan serangkaian rilis data ekonomi negara Cina
belakangan ini yang sudah cenderung membaik. Komentar ini mendongkrak indeks
pasar saham untuk ditutup pada kisaran 3% lebih tinggi kemarin.
Wednesday, December 5, 2012
Market Review 5/12/2012
Market Review
Dow Jones Selasa malam ditutup turun 14
poin atau 0,11% pada 12.952 dengan indeks DJIA bergerak mixed di dua
zona,namun tidak bisa bertahan pada kisaran tinggi kemarin di 13.022. Aksi jual
pada pasar saham Amerika masih dipicu oleh isu berkisar pada perkembangan isu Fiscal
Cliff. Wall Street tidak menerima rilis data ekonomi kemarin.
Presiden Obama sudah memberikan komentarnya
ke publik atas prosposal yang diusulkan oleh partai Republik sehari sebelumnya.
Inti dari komentar tersebut, adalah presiden Obama akan tetap menjalankan
agenda pengenaan pajak bagi mereka dengan kelompok penghasilan di atas USD 250
ribu, namun terbuka untuk menurunkan tarif pajak tersebut. Hal ini dilakukan
sebagai bagian dari reformasi pajak yang akan dilakukan untuk menutup peluang
penyalahgunaan (loopholes) dan pengurangan pajak (deductions)
yang akan diproses pada tahun 2013. Presiden Obama mengatakan tidak cukup waktu
tahun ini untuk melaksanakan reformasi keseluruhan pajak seperti yang diusulkan
oleh partai Republik kemarin.
Tuesday, December 4, 2012
Market Review 4/12/2012
Market Review
Dow Jones Senin malam ditutup turun 60 poin
atau 0,46% pada 12.965 terutama atas rilis data ekonomi yang tidak memuaskan
dan perkembangan kesepakatan Fiscal Cliff .
Kemarin Wall Street menerima rilis data
indeks manufaktur ISM Index untuk bulan November 2012 pada 49,5 dibandingkan
dengan estimasi konsensus pada 51,2. Selain itu, kemarin partai Republik
memberi tawaran baru sehubungan dengan kesepakatan Fiscal Cliff. Investor
saham cenderung apatis menerima usulan ini sehingga peristiwa tersebut tidak
mampu memicu aksi beli saham dengan indeks DJIA tetap pada zona merah pada
perdagangan kemarin.
Monday, December 3, 2012
Market Review 3/12/2012
Market Review
Dow Jones Jum’at minggu lalu ditutup
flat naik 4 poin pada 13.026 dengan indeks DJIA bergerak mixed. Investor
saham Amerika bersikap waspada seiring dengan belum adanya perkembangan baru
mengenai isu penyelesaian kesepakatan Fiscal Cliff di Kongres. Sementara
itu, pasar saham Jerman ditutup rata-rata menguat sesuai persetujuan parlemen
Jerman atas struktur paket dana talangan yang akan dikucurkan pada negara Yunani.
Jum’at minggu lalu, presiden Obama
masih melaksanakan perjalanan untuk sosialisasi agenda perubahan pajak yang
diusulkannya, yaitu pengenaan pajak terhadap kelompok penghasilan lebih dari
USD 250 ribu. Walaupun, presiden optimis kesepakatan bisa dicapai sebelum hari
Natal , juru bicara Kongress kemarin mengeluarkan pernyataan yang memicu indeks
DJIA ke teritori merah, yaitu "Right now, we're almost nowhere,"
merujuk kepada perkembangan kesepakatan Fiscal Cliff.
Friday, November 30, 2012
Market Review 30/11/2012
Market Review
Dow Jones Kamis malam ditutup naik 37 poin
atau 0,28% pada 13.021 terutama karena optimisme investor atas proses diskusi penyusunan
anggaran baru Amerika di Gedung Putih. Optimisme kemarin juga ditopang oleh
rilis data ekonomi yang memuaskan investor.
Investor saham saat ini sedang memantau
perkembangan diskusi mengenai penyusunan anggaran baru Amerika di Gedung Putih
untuk menghindari kenaikan pajak dan pengurangan subsidi anggaran otomatis pada
1 Januari 2013 senilai sekitar USD 600 miliar atau menghindari Fiscal Cliff.
Fiscal Cliff atau jurang anggaran bisa dihindari jika terjadi
kesepakatan di Kongress mengenai perpanjangan UU yang berlaku sekarang. Setelah
pertemuan presiden Obama dengan pelaku bisnis dan para middle-income
taxpayer hari Rabu, partai Republik terlihat sudah melunak untuk menerima
agenda presiden Obama untuk mengenakan pajak pada kelompok dengan penghasilan
lebih dari USD 250ribu /tahun. Optimisme atas prospek kesepakatan mengenai
perlakuan Fiscal Cliff juga ditunjang oleh pernyataan presiden Obama
bahwa kesepakatan akan dicapai sebelum Natal tahun ini.
Thursday, November 29, 2012
Market Review 29/11/2012
Market Review
Dow Jones Rabu malam ditutup menguat 107
poin atau 0,83% pada 12.985 terutama atas pernyataan presiden Obama dan juru
bicara Gedung Putih John Boehner mengenai perkembangan isu Fiscal Cliff
. Pernyataan dari Gedung Putih juga turut menopang pergerakan saham Eropa
kemarin yang sempat dilanda aksi jual setelah investor menyadari dampak
restrukturisasi utang Yunani terhadap perbankan negara tersebut. Wall Street
tidak menerima rilis data signifikan kemarin.
Presiden Obama kemarin mengeluarkan
pernyataan dihadapan anggota Kongres dan pelaku bisnis bahwa kesepakatan atas Fiscal
Cliff bisa dicapai sebelum hari Natal. Pernyataan ini didukung oleh juru
bicara Gedung Putih John Boehner. Boehner menyatakan bahwa partai Republik
cenderung untuk kompromi atas agenda presiden Obama untuk mengenakan pajak pada
kelompok pendapatan USD 250ribu atau lebih, namun hal ini harus diimbangi oleh
pengurangan pengeluaran dari sektor lain. Investor saham Amerika kemarin
merayakan pernyataan kedua pihak tersebut dengan aksi beli. Fiscal Cliff adalah
pengurangan anggaran sebesar sekitar USD 500 miliar yang akan otomatis efektif
1 Januari 2013, jika Kongres tidak memperpanjang UU yang berlaku sekarang.
Pengurangan anggaran ini akan berdampak negatif signifikan pada pertumbuhan
ekonomi Amerika 2013, yang menjadi sumber kekhawatiran investor saham.
Wednesday, November 28, 2012
Market Review 28/11/2012
Market Review
Dow Jones Selasa malam ditutup turun 89
poin atau 0,69% pada 12.878 terutama karena didominasi oleh kekhawatiran
investor mengenai perkembangan kesepakatan Fiscal Cliff antara partai
Republik dan Demokrat. Kekhawatiran ini tidak bisa diimbangi oleh serangkaian
rilis data ekonomi yang di atas estimasi konsensus dan oleh perkembangan
kesepakatan di Eropa mengenai dana talangan ketiga untuk Yunani.
Diskusi mengenai Fiscal Cliff akan
dilanjutkan pada Rabu malam ini dan akan melibatkan pihak yang lebih luas
termasuk pelaku bisnis. Kekhawatiran yang memicu aksi jual kemarin kembali
berasal dari apakah Kongres yang terdiri dari wakil partai Republik dan
Demokrat bisa mencapai kesepakatan untuk menyusun anggaran belanja Amerika
untuk tahun 2013 sebelum 1 Januari tahun depan , yang dipicu oleh komentar
salah seorang senator yang mengatakan “little progress has been made
in the last 10 days”. Jika UU subsidi pajak dan anggaran yang
diberlakukan sejak jaman presiden Bush tidak diperpanjang sebelum 1 Januari
2013, pertumbuhan ekonomi Amerika akan kena dampak signifikan atau terjatuh
dalam Fiscal Cliff.
Tuesday, November 27, 2012
Market Review 27/11/2012
Market Review
Dow Jones Senin malam ditutup turun 42 poin
atau 0,33% pada 12.967 terutama atas kembalinya kekhawatiran investor mengenai
perkembangan isu Fiscal Cliff. Namun demikian, pada akhir perdagangan
indeks DJIA balik arah dari titik terendahnya 12.900 atas optimisme mengenai
perkembangan restrukturisasi utang Yunani.
Anggota parlemen di Gedung Putih kembali
mengadakan rapat kemarin mendiskusikan isu Fiscal Cliff. Namun investor
saham melihat kesepakatan masih akan jauh dicapai mengingat perbedaan yang
terjadi antara wakil partai Republik dan partai Demokrat. Diantara perbedaan
tersebut, antara lain, partai Republik cenderung menginginkan ditutupnya
beberapa tax loopholes untuk meningkatkan pendapatan pajak. Sementara,
partai Demokrat, seperti yang sudah sering disampaikan oleh presiden Obama
cenderung untuk meningkatkan tarif pajak bagi kelompok dengan penghasilan di
atas USD 250ribu per tahun. Diskusi akan dilanjutkan pada Rabu 21 November yang
akan melibatkan pihak yang lebih luas termasuk pemimpin organisasi bisnis.
Monday, November 26, 2012
Market Review 26/11/2012
Market Review
Dow Jones Jum’at minggu lalu ditutup
naik 173 poin atau 1,35% pada 13.009 terutama atas optimisme dari Eropa dimana
pasar saham Eropa juga ditutup rata-rata menguat. Indeks business morale
index untuk negara Jerman diterbitkan pada tingkatan tertinggi sejak 7
(tujuh) bulan. Indeks yang dihasilkan berdasarkan survei atas 7.000 perusahaan
di Jerman ini berada pada tingkatan 101,4 untuk bulan November 2012 vs. 100,0
bulan Oktober dan vs. estimasi konsensus pada 99,5. Selain itu, investor juga
optimis atas perkembangan di Yunani, yakin bahwa negara tersebut bisa
memperoleh dana talangan ketiga pada 5 Desember 2012. Wall Street tidak
menerima rilis data ekonomi pada Jum’at minggu lalu dan pasar saham
ditutup setengah hari.
Friday, November 23, 2012
Market Review 23/11/2012
Market Review
Wall Street libur thanksgiving
kemarin, dan akan dibuka setengah hari pada hari Jum’at. Pasar saham
Jepang libur labour thanksgiving. Sementara itu, pasar saham Eropa
kemarin malam ditutup rata-rata menguat di atas 0,5% terutama atas optimisme
mengenai kesepakatan atas restrukturisasi utang Yunani yang diharapkan bisa
final pada Senin 26 November. Selain itu, rilis atas data PMI negara Cina turut
menopang penguatan bursa Eropa kemarin.
Indeks purchasing manager’s index
(PMI) hasil survey HSBC Holdings Plc menunjukkan indeks PMI manufaktur negara
Cina naik menjadi 50,4 pada November 2012, dibandingkan dengan angka bulan
Oktober pada 49,5. Rilis data ini memberikan optimisme investor bahwa
pelambatan pertumbuhan ekonomi negara Cina sudah berakhir. Ekonomi negara Cina
bertumbuh melambat pada 7,4% YoY di kuartal III-2012, tingkatan terendah selama
tiga tahun lebih, dan lebih rendah dari kuartal sebelumnya pada 7,6% YoY.
Thursday, November 22, 2012
Market Review 22/11/2012
Market Review
Dow Jones Rabu malam ditutup naik 48 poin
atau 0,38% pada 12.837 terutama atas rilis data tenaga kerja dan berita telah
disepakatinya perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Palestina kemarin
malam.
Kemarin Wall Street menerima rilis data
tenaga kerja dengan klaim pengangguran baru mingguan pada 410ribu unit vs.
estimasi konsensus pada 423ribu unit. Klaim pengangguran lanjutan juga lebih
baik dari perkiraan investor pada 3,3juta unit vs. estimasi konsensus pada 3,4
juta unit. Rilis data ini mampu menopang aksi beli dimana sejak awal
perdagangan indeks DJIA berada pada teritori hijau. Selain itu rilis berita
gencatan senjata antara Hamas dan Israel yang efektif pada Rabu malam turut
kontribusi pada penguatan DJIA. Kesepakatan gencatan senjata ini menyusul
mediasi yang dilakukan oleh Amerika dan Mesir.
Harga WTI kemarin ditutup menguat 0,66%
pada USD 86,93/barel ditopang juga oleh rilis data persediaan minyak Amerika
yang di bawah perkiraan investor.
Wednesday, November 21, 2012
Market Review 21/11/2012
Market Review
Dow Jones Selasa malam ditutup turun 7 poin
atau 0,06% pada 12.788 dengan DJIA ditopang oleh data yang di atas perkiraan
investor. Wall Street kemarin menerima rilis data Housing Starts atau
dimulainya konstruksi perumahan untuk bulan Oktober 2012 pada 894ribu unit vs.
estimasi konsensus pada 840ribu unit. Sementara itu, data Building Permits atau
ijin untuk memulai konstruksi perumahan untuk bulan Oktober 2012 dirilis pada
866ribu unit atau sedikit di bawah estimasi konsensus pada 870ribu unit. Kedua
rilis data tersebut terlihat mampu menopang indeks DJIA dari aksi jual lebih
lanjut. Wall Street masih diliputi oleh kekhawatiran atas penyelesaian Fiscal
Cliff , dan suasana liburan atas hari perdagangan yang lebih pendek minggu
ini. NYSE libur Thanksgiving besok, dan Jum’at perdagangan saham
akan ditutup pada jam 1 siang.
Tuesday, November 20, 2012
Market Review 20/11/2012
Market Review
Dow Jones Senin malam ditutup naik 208 poin
atau 1,65% pada 12.796 terutama masih atas optimisme investor mengenai
perkembangan pembicaraan anggaran tahun 2013 Amerika yang melibatkan isu Fiscal
Cliff. Selain itu, kemarin Wall Street menerima rilis data penjualan rumah
lama untuk bulan Oktober 2012 pada 4,79 juta unit vs. 4,7 juta unit atau
melampaui (diatas) estimasi konsensus.
Subscribe to:
Posts (Atom)