Showing posts with label MARKET REVIEW. Show all posts
Showing posts with label MARKET REVIEW. Show all posts

Wednesday, October 2, 2013

Market Update 02/10/2013

Berita kemarin adalah data dari BPS yang mana telah terjadi Deflasi pada bulan September sebesar 0.35% (mom) sehingga inflasi indonesia 7,57% (ytd) dan 8,4% (yoy).
untuk pertama kali sejak 2001 , pada data bps bulan september mengalami Deflasi yg mana biasanya selalu mengalami inflasi.

Sedangkan data neraca perdagangan indonesia bulan agustus mengalami Surplus $ 0.13 milyar setelah pada bulan sebelumnya mengalami defisit sebesar $ 2,3 milyar (defisit terbesar sepanjang sejarah). Data ini yg mengejutkan saya kemarin, kok bisa surplus, apakah pemerintah mengurangi import dalam jumlah besar, jika eksport yg meningkat....saya kok ragu yah

namun terlepas dari apapun, apakah 2 data ekonomi ini menandakan indonesia sudah perlahan-lahan keluar dari tekanan dan akan perlahan-lahan kembali ke jalur ekonomi yg baik....

untuk emiten yang masih ada dalam portfolio saya SMBR,ALTO,INKP,AISA ini semua dalam porsi super mini

back to work

Thursday, September 19, 2013

The Fed tetap melakukan pembelian obligasi $85 milyar

The Fed tetap pada pernyataannya pada bulan kemarin yaitu tidak akan mengurangi pembelian obligasi sebesar $85 milyar jika tingkat pengangguran belum mencapai 6,5% yang mana sekarang masih 7,4%.
Hari ini saya rasa akan menjadi moment yang digunakan para bandar untuk membelokkan arah kapal tanker, dan seperti biasa open gap up ihsg akan terjadi yang mana saya rasa minimal +1% dan sore nanti akan ditutup minimal +2%.
Apapun berita yg menghiasi pergerakan harga, tetap fokus, fokus dan fokus pada chart.

Thursday, June 20, 2013

Teka Teki The Fed Terjawab

Bursa saham AS melemah tajam pada penutupan perdagangan Rabu (19/6) tadi malam bereaksi negatif atas sikap the Fed. Chairman the Fed Ben S Bernanke menyatakan bank sentral akan mengurangi pembelian aset tahun ini karena ekonomi membaik.

Indeks S&P 500 turun 1,4 persen ke posisi 1.628,93 poin, koreksi terdalam sejak 31 Mei tahun ini.Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average (DJIA) turun 1,4 persen atau 206,04 poin ke posisi 15.112,19 poin.
The Fed akan mengurangi pembelian surat utang secara bertahap tahun ini dan akan berakhir pada pertengahan tahun 2014, kata Bernanke. The Fed menyatakan konklusi pertemuan 2 hari FOMC melihat risiko perekonomian dan pasar lapangan kerja telah berkurang sejak musim gugur.
Meski begitu the Fed mengatakan akan mempertahankan pembelian surat utang 85 miliar USD per bulan dan diulang untuk ditambah atau dikurangi frekuensi pembeliannya tergantung kepada prospek lapangan kerja dan inflasi.

Wednesday, December 12, 2012

Market Review 12/12/2012

Market Review
 
Dow Jones Selasa malam ditutup naik 78 poin atau 0,6% pada 13.248 terutama atas spekulasi hasil rapat sentral bank the Fed yang akan diumumkan pada Rabu malam ini. Spekulasi ini sempat menghantar DJIA ke titik tertingginya di 13.306, namun isu jurang fiskal menyurutkan laju indeks ditutup di 13.248.
 
Investor saham Amerika kembali mengharapkan bank sentral Amerika untuk mengumumkan sesuai rapat the Fed bahwa bank sentral tersebut akan tetap melanjutkan program pembelian obligasi MBSnya yang sebesar USD 40 miliar sebulan. Atau dengan kata lain, spekulasi berasal dari harapan bahwa investor belum memperkirakan bank sentral akan menghentikan program tersebut. Pada saat program ini , yang dikenal sebagai QE3, diluncurkan, dikatakan bahwa bank sentral akan melaksanakan pembelian MBS sebanyak USD 40 miliar per minggu sampai waktu yang ditentukan atau sampai keadaan ekonomi Amerika membaik. Namun aksi beli yang dipicu oleh spekulasi positif ini diimbangi oleh kekhawatiran atas isu jurang fiskal yang belum terlihat tanggal penyelesaian yang khusus.
 

Tuesday, December 11, 2012

Market Review 11/12/2012

Market Review
 
Dow Jones Senin malam ditutup naik tipis 15 poin atau 0,11% pada 13.169 dengan volume tipis seiring dengan keengganan investor untuk mengambil posisi signifikan ditengah ketidak-pastian atas bagaimana kesepakatan akhir bentuk UU anggaran baru Amerika.
 
Pada saat ini, publik Amerika terlihat sudah bisa menerima tiga kemungkinan fakta: yaitu isu jurang fiskal disepakati sebelum 25 Desember: kedua, disepakati sesaat sesudah tahun baru 2013, dan ketiga disepakati sekitar bulan Februari. Mengutip salah seorang staf kepresidenan Obama, 40% kemungkinan terjadinya alternatif pertama, 25% alternatif kedua, dan 35% alternatif ketiga. Yang menjadi fokus utama investor saham Amerika adalah memperkirakan bagaimana reaksi pasar menghadapi tiga kemungkinan ini untuk mengambil manfaat dari perdagangan saham. Sayangnya, reaksi pasar merupakan hal yang rumit yang meliputi aspek emosional yang juga meliputi kalkulasi untung rugi, sulit untuk diprediksi. Faktor ini diperkirakan antara lain yang menyebabkan investor enggan mengambil posisi signifikan kemarin. Wall Street tidak menerima rilis data ekonomi kemarin.
 

Monday, December 10, 2012

Market Review 10/12/2012

Market Review
 
Dow Jones Jum’at minggu lalu ditutup naik 81 poin atau 0,62% pada 13.155 terutama menanggapi rilis data tenaga kerja yang lebih baik dari estimasi konsensus. Jum’at minggu lalu, investor saham Amerika, untuk sementara waktu, cenderung untuk tidak memperdulikan perkembangan yang terjadi dengan isu Fiscal Cliff.
 
Jum’at minggu lalu, Wall Street menerima rilis data penambahan lapangan kerja baru untuk bulan November 2012 versi pemerintah. Nonfarm Payrolls atau penambahan lapangan kerja baru untuk sektor non-pertanian bulan November sebesar 146ribu unit lebih tinggi dari estimasi konsensus pada 90ribu unit.  Dilain pihak, tingkat pengangguran Amerika pada bulan November 2012 pada 7,7%yoy, lebih rendah dari estimasi konsensus pada 8,0%yoy, dan lebih rendah dari bulan sebelumnya 7,9%yoy. Walaupun tingkat pengangguran bulan November ini diterima secara skeptis oleh publik yang mengatakan bahwa penurunan tersebut merupakan hasil dari angka pencari kerja yang berkurang jumlahnya, namun rilis data tenaga kerja mampu memicu aksi beli investor saham hari itu.

Friday, December 7, 2012

Market Review 7/12/2012

Market Review
 
Dow Jones Kamis malam ditutup naik 39 poin atau 0,3% pada 13.074 dengan indeks DJIA bergerak mixed pada zona merah di 13.007 dan zona hijau di 13.076. Investor saham Amerika cenderung optimis menjelang pengumuman data ekonomi penambahan lapangan kerja dan tingkat pengangguran dari Departemen Tenaga Kerja Amerika Jum’at malam ini, namun dilain pihak masih waspada terhadap perkembangan isu Fiscal Cliff.
 
Sementara itu, ECB kemarin menurunkan estimasi pertumbuhan  ekonomi tahun 2013 untuk zona euro. ECB saat ini memperkirakan ekonomi 17 negara yang menggunakan mata uang euro akan kontraksi sebesar 0,3% tahun depan vs. estimasi pertumbuhan sebesar 0,5% yang dibuat tiga bulan yang lalu. Tahun 2012 zona euro juga mengalami kontraksi. Sementara itu, pada pertemuan kebijakan terakhir 2012 itu, ECB mempertahankan suku bunga acuan di rekor level rendah 0,75%, hal yang sudah diperkirakan oleh banyak pihak. Menanggapi masalah ekonomi yang terjadi di beberapa negara anggota zona euro, ECB menyatakan tidak akan mengaktifkan OMTs sampai ada negara yang mengajukan dana talangan (bailout)  kepada lembaga dana penyelamatan permanen, Mekanisme Stabilisasi Eropa (ESM). Selain itu, negara dimaksud juga harus menyetujui persyaratan fiskal yang ketat. Tema revisi turun prospek pertumbuhan ekonomi zona euro juga melemahkan harga minyak WTI pada perdagangan kemarin.

Thursday, December 6, 2012

Market Review 6/12/2012

Market Review
 
Dow Jones Rabu malam ditutup naik 83 poin atau 0,64% pada 13.034 terutama atas sentimen positif dari rilis data tenaga kerja dan juga oleh sentimen positif hasil komentar pemimpin baru Cina.
 
Wall Street kemarin menerima data klaim pengangguran baru mingguan pada 385ribu unit vs. estimasi konsensus pada 393ribu unit. Sementara klaim pengangguran lanjutan pada 3,250juta unit vs. 3,287juta unit. Rilis ini memicu aksi beli sehingga mampu menghantar indeks DJIA berpindah dari zona merah ke zona hijau. Selain itu, DJIA juga dipengaruhi oleh sentiment positif dari pergantian pemimpin di negara Cina. Pemimpin partai Communist Party yang baru Cina Xi Jinping menyatakan akan melaksanakan reformasi ekonomi yang lebih konprehensif dengan mengijinkan pasar untuk berperan lebih tinggi dalam penentuan harga. Komentar ini dirasakan investor sebagai kombinasi yang tepat dengan serangkaian rilis data ekonomi negara Cina belakangan ini yang sudah cenderung membaik. Komentar ini mendongkrak indeks pasar saham untuk ditutup pada kisaran 3% lebih tinggi kemarin.

Wednesday, December 5, 2012

Market Review 5/12/2012

Market Review
 
Dow Jones Selasa malam ditutup turun 14 poin atau 0,11% pada 12.952 dengan indeks DJIA bergerak mixed di dua zona,namun tidak bisa bertahan pada kisaran tinggi kemarin di 13.022. Aksi jual pada pasar saham Amerika masih dipicu oleh isu berkisar pada perkembangan isu Fiscal Cliff. Wall Street tidak menerima rilis data ekonomi kemarin.
 
Presiden Obama sudah memberikan komentarnya ke publik atas prosposal yang diusulkan oleh partai Republik sehari sebelumnya. Inti dari komentar tersebut, adalah presiden Obama akan tetap menjalankan agenda pengenaan pajak bagi mereka dengan kelompok penghasilan di atas USD 250 ribu, namun terbuka untuk menurunkan tarif pajak tersebut. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari reformasi pajak yang akan dilakukan untuk menutup peluang penyalahgunaan (loopholes) dan pengurangan pajak (deductions) yang akan diproses pada tahun 2013. Presiden Obama mengatakan tidak cukup waktu tahun ini untuk melaksanakan reformasi keseluruhan pajak seperti yang diusulkan oleh partai Republik kemarin.

Tuesday, December 4, 2012

Market Review 4/12/2012

Market Review
 
Dow Jones Senin malam ditutup turun 60 poin atau 0,46% pada 12.965 terutama atas rilis data ekonomi yang tidak memuaskan dan perkembangan kesepakatan Fiscal Cliff .
 
Kemarin Wall Street menerima rilis data indeks manufaktur ISM Index untuk bulan November 2012 pada 49,5 dibandingkan dengan estimasi konsensus pada 51,2. Selain itu, kemarin partai Republik memberi tawaran baru sehubungan dengan kesepakatan Fiscal Cliff. Investor saham cenderung apatis menerima usulan ini sehingga peristiwa tersebut tidak mampu memicu aksi beli saham dengan indeks DJIA tetap pada zona merah pada perdagangan kemarin.
 

Monday, December 3, 2012

Market Review 3/12/2012

Market Review
 
Dow Jones Jum’at minggu lalu ditutup flat naik 4 poin pada 13.026 dengan indeks DJIA bergerak mixed. Investor saham Amerika bersikap waspada seiring dengan belum adanya perkembangan baru mengenai isu penyelesaian kesepakatan Fiscal Cliff di Kongres. Sementara itu, pasar saham Jerman ditutup rata-rata menguat sesuai persetujuan parlemen Jerman atas struktur paket dana talangan yang akan dikucurkan pada negara Yunani.
 
Jum’at minggu lalu, presiden Obama masih melaksanakan perjalanan untuk sosialisasi agenda perubahan pajak yang diusulkannya, yaitu pengenaan pajak terhadap kelompok penghasilan lebih dari USD 250 ribu. Walaupun, presiden optimis kesepakatan bisa dicapai sebelum hari Natal , juru bicara Kongress kemarin mengeluarkan pernyataan yang memicu indeks DJIA ke teritori merah, yaitu  "Right now, we're almost nowhere," merujuk kepada perkembangan kesepakatan Fiscal Cliff.

Friday, November 30, 2012

Market Review 30/11/2012

Market Review
 
Dow Jones Kamis malam ditutup naik 37 poin atau 0,28% pada 13.021 terutama karena optimisme investor atas proses diskusi penyusunan anggaran baru Amerika di Gedung Putih. Optimisme kemarin juga ditopang oleh rilis data ekonomi yang memuaskan investor.
 
Investor saham saat ini sedang memantau perkembangan diskusi mengenai penyusunan anggaran baru Amerika di Gedung Putih untuk menghindari kenaikan pajak dan pengurangan subsidi anggaran otomatis pada 1 Januari 2013 senilai sekitar USD 600 miliar  atau menghindari Fiscal Cliff. Fiscal Cliff atau jurang anggaran bisa dihindari jika terjadi kesepakatan di Kongress mengenai perpanjangan UU yang berlaku sekarang. Setelah pertemuan presiden Obama dengan pelaku bisnis dan para middle-income taxpayer hari Rabu, partai Republik terlihat sudah melunak untuk menerima agenda presiden Obama untuk mengenakan pajak pada kelompok dengan penghasilan lebih dari USD 250ribu /tahun. Optimisme atas prospek kesepakatan mengenai perlakuan Fiscal Cliff juga ditunjang oleh pernyataan presiden Obama bahwa kesepakatan akan dicapai sebelum Natal tahun ini.
 

Thursday, November 29, 2012

Market Review 29/11/2012

Market Review
 
Dow Jones Rabu malam ditutup menguat 107 poin atau 0,83% pada 12.985 terutama atas pernyataan presiden Obama dan juru bicara Gedung Putih John Boehner mengenai perkembangan isu Fiscal Cliff . Pernyataan dari Gedung Putih juga turut menopang pergerakan saham Eropa kemarin yang sempat dilanda aksi jual setelah investor menyadari dampak restrukturisasi utang Yunani terhadap perbankan negara tersebut. Wall Street tidak menerima rilis data signifikan kemarin.
 
Presiden Obama kemarin mengeluarkan pernyataan dihadapan anggota Kongres dan pelaku bisnis bahwa kesepakatan atas Fiscal Cliff  bisa dicapai sebelum hari Natal. Pernyataan ini didukung oleh juru bicara Gedung Putih John Boehner. Boehner menyatakan bahwa partai Republik cenderung untuk kompromi atas agenda presiden Obama untuk mengenakan pajak pada kelompok pendapatan USD 250ribu atau lebih, namun hal ini harus diimbangi oleh pengurangan pengeluaran dari sektor lain. Investor saham Amerika kemarin merayakan pernyataan kedua pihak tersebut dengan aksi beli. Fiscal Cliff  adalah pengurangan anggaran sebesar sekitar USD 500 miliar yang akan otomatis efektif 1 Januari 2013, jika Kongres tidak memperpanjang UU yang berlaku sekarang. Pengurangan anggaran ini akan berdampak negatif signifikan pada pertumbuhan ekonomi Amerika 2013, yang menjadi sumber kekhawatiran investor saham.

Wednesday, November 28, 2012

Market Review 28/11/2012

Market Review
 
Dow Jones Selasa malam ditutup turun 89 poin atau 0,69% pada 12.878 terutama karena didominasi oleh kekhawatiran investor mengenai perkembangan kesepakatan Fiscal Cliff antara partai Republik dan Demokrat. Kekhawatiran ini tidak bisa diimbangi oleh serangkaian rilis data ekonomi yang di atas estimasi konsensus dan oleh perkembangan kesepakatan di Eropa mengenai dana talangan ketiga untuk Yunani.
 
Diskusi mengenai Fiscal Cliff akan dilanjutkan pada Rabu malam ini dan akan melibatkan pihak yang lebih luas termasuk pelaku bisnis. Kekhawatiran yang memicu aksi jual kemarin kembali berasal dari apakah Kongres yang terdiri dari wakil partai Republik dan Demokrat bisa mencapai kesepakatan untuk menyusun anggaran belanja Amerika untuk tahun 2013 sebelum 1 Januari tahun depan , yang dipicu oleh komentar salah seorang senator yang mengatakan “little progress has been made in the last 10 days”. Jika UU subsidi pajak dan anggaran yang diberlakukan sejak jaman presiden Bush tidak diperpanjang sebelum 1 Januari 2013, pertumbuhan ekonomi Amerika akan kena dampak signifikan atau terjatuh dalam Fiscal Cliff.

Tuesday, November 27, 2012

Market Review 27/11/2012

Market Review
 
Dow Jones Senin malam ditutup turun 42 poin atau 0,33% pada 12.967 terutama atas kembalinya kekhawatiran investor mengenai perkembangan isu Fiscal Cliff. Namun demikian, pada akhir perdagangan indeks DJIA balik arah dari titik terendahnya 12.900 atas optimisme mengenai perkembangan restrukturisasi utang Yunani.
 
Anggota parlemen di Gedung Putih kembali mengadakan rapat kemarin mendiskusikan isu Fiscal Cliff. Namun investor saham melihat kesepakatan masih akan jauh dicapai mengingat perbedaan yang terjadi antara wakil partai Republik dan partai Demokrat. Diantara perbedaan tersebut, antara lain, partai Republik cenderung menginginkan ditutupnya beberapa tax loopholes untuk meningkatkan pendapatan pajak. Sementara, partai Demokrat, seperti yang sudah sering disampaikan oleh presiden Obama cenderung untuk meningkatkan tarif pajak bagi kelompok dengan penghasilan di atas USD 250ribu per tahun. Diskusi akan dilanjutkan pada Rabu 21 November yang akan melibatkan pihak yang lebih luas termasuk pemimpin organisasi bisnis.

Monday, November 26, 2012

Market Review 26/11/2012

Market Review
 
Dow Jones Jum’at minggu lalu ditutup naik 173 poin atau 1,35% pada 13.009 terutama atas optimisme dari Eropa dimana pasar saham Eropa juga ditutup rata-rata menguat. Indeks business morale index untuk negara Jerman diterbitkan pada tingkatan tertinggi sejak 7 (tujuh) bulan. Indeks yang dihasilkan berdasarkan survei atas 7.000 perusahaan di Jerman ini berada pada tingkatan 101,4 untuk bulan November 2012 vs. 100,0 bulan Oktober dan vs. estimasi konsensus pada 99,5. Selain itu, investor juga optimis atas perkembangan di Yunani, yakin bahwa negara tersebut bisa memperoleh dana talangan ketiga pada 5 Desember 2012. Wall Street tidak menerima rilis data ekonomi pada Jum’at minggu lalu dan pasar saham ditutup setengah hari.
 

Friday, November 23, 2012

Market Review 23/11/2012

Market Review
 
Wall Street libur thanksgiving kemarin, dan akan dibuka setengah hari pada hari Jum’at. Pasar saham Jepang libur labour thanksgiving. Sementara itu, pasar saham Eropa kemarin malam ditutup rata-rata menguat di atas 0,5% terutama atas optimisme mengenai kesepakatan atas restrukturisasi utang Yunani yang diharapkan bisa final pada Senin 26 November. Selain itu, rilis atas data PMI negara Cina turut menopang penguatan bursa Eropa kemarin. 
 
Indeks purchasing manager’s index (PMI) hasil survey HSBC Holdings Plc menunjukkan indeks PMI manufaktur negara Cina naik menjadi 50,4 pada November 2012, dibandingkan dengan angka bulan Oktober pada 49,5. Rilis data ini memberikan optimisme investor bahwa pelambatan pertumbuhan ekonomi negara Cina sudah berakhir. Ekonomi negara Cina bertumbuh melambat pada 7,4% YoY di kuartal III-2012, tingkatan terendah selama tiga tahun lebih, dan lebih rendah dari kuartal sebelumnya pada 7,6% YoY.

Thursday, November 22, 2012

Market Review 22/11/2012

Market Review
 
Dow Jones Rabu malam ditutup naik 48 poin atau 0,38% pada 12.837 terutama atas rilis data tenaga kerja dan berita telah disepakatinya perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Palestina kemarin malam.
 
Kemarin Wall Street menerima rilis data tenaga kerja dengan klaim pengangguran baru mingguan pada 410ribu unit vs. estimasi konsensus pada 423ribu unit. Klaim pengangguran lanjutan juga lebih baik dari perkiraan investor pada 3,3juta unit vs. estimasi konsensus pada 3,4 juta unit. Rilis data ini mampu menopang aksi beli dimana sejak awal perdagangan indeks DJIA berada pada teritori hijau. Selain itu rilis berita gencatan senjata antara Hamas dan Israel yang efektif pada Rabu malam turut kontribusi pada penguatan DJIA. Kesepakatan gencatan senjata ini menyusul mediasi yang dilakukan oleh Amerika dan Mesir.
 
Harga WTI kemarin ditutup menguat 0,66% pada USD 86,93/barel ditopang juga oleh rilis data persediaan minyak Amerika yang di bawah perkiraan investor.

Wednesday, November 21, 2012

Market Review 21/11/2012

Market Review
 
Dow Jones Selasa malam ditutup turun 7 poin atau 0,06% pada 12.788 dengan DJIA ditopang oleh data yang di atas perkiraan investor. Wall Street kemarin menerima rilis data Housing Starts atau dimulainya konstruksi perumahan untuk bulan Oktober 2012 pada 894ribu unit vs. estimasi konsensus pada 840ribu unit. Sementara itu, data Building Permits atau ijin untuk memulai konstruksi perumahan untuk bulan Oktober 2012 dirilis pada 866ribu unit atau sedikit di bawah estimasi konsensus pada 870ribu unit. Kedua rilis data tersebut terlihat mampu menopang indeks DJIA dari aksi jual lebih lanjut. Wall Street masih diliputi oleh kekhawatiran atas penyelesaian Fiscal Cliff , dan suasana liburan atas hari perdagangan yang lebih pendek minggu ini. NYSE libur Thanksgiving besok, dan Jum’at perdagangan saham akan ditutup pada jam 1 siang.

Tuesday, November 20, 2012

Market Review 20/11/2012

Market Review
 
Dow Jones Senin malam ditutup naik 208 poin atau 1,65% pada 12.796 terutama masih atas optimisme investor mengenai perkembangan pembicaraan anggaran tahun 2013 Amerika yang melibatkan isu Fiscal Cliff. Selain itu, kemarin Wall Street menerima rilis data penjualan rumah lama untuk bulan Oktober 2012 pada 4,79 juta unit vs. 4,7 juta unit atau melampaui (diatas) estimasi konsensus.