Tuesday, November 20, 2012

Market Review 20/11/2012

Market Review
 
Dow Jones Senin malam ditutup naik 208 poin atau 1,65% pada 12.796 terutama masih atas optimisme investor mengenai perkembangan pembicaraan anggaran tahun 2013 Amerika yang melibatkan isu Fiscal Cliff. Selain itu, kemarin Wall Street menerima rilis data penjualan rumah lama untuk bulan Oktober 2012 pada 4,79 juta unit vs. 4,7 juta unit atau melampaui (diatas) estimasi konsensus.
 

Wall Street kemarin dilanda aksi beli masih atas pernyataan presiden Obama minggu lalu bahwa kesepakatan akan dicapai mengenai isu perpajakan dan subsidi anggaran secara berimbang atau menyiratkan kecenderungan partai Republik untuk kompromi masalah pengenaan pajak terhadap kelompok yang memiliki penghasilan lebih tinggi dari USD 250.000/tahun. Sebelumnya, wakil partai Republik cenderung menolak tegas pengenaan pajak ini. Diskusi Fiscal Cliff akan dilanjutkan minggu depan.
 
Ketegangan di jalur Gaza kemarin menimbulkan kekhawatiran atas pasokan minyak ke depan, dengan harga WTI naik 2,67% pada penutupan kemarin di USD 88,98/barel.

News Highlights
 
Metropolitan Land (MTLA), emiten pengembang, meraup prapenjualan Rp 601,1 miliar hingga Oktober 2012 atau 73,13% dari target prapenjualan tahun ini sebesar Rp 800 miliar. Pencapaian tersebut sebagian besar disumbang dari penjualan proyek residensial yakni sekitar 72,65% atau Rp 436,7 miliar dari perolehan prapenjualan hingga Oktober 2012. Perseroan optimistis prapenjualan perseroan bisa melebihi target perseroan tahun ini, mengingat secara historis penjualan pada November 2012 dan Desember 2012 cenderung meningkat. (Bisnis Indonesia)
 
Modernland Realty (MDLN) membidik pendapatan usaha pada 2013 sebesar Rp 1,4 triliun, meningkat 40% dibandingkan dengan target pendapatan usaha tahun ini Rp 1 triliun. Perseroan menyatakan target itu dipatok mengingat perseroan telah mengakuisisi sejumlah hotel dan lahan industri. Akuisisi tersebut akan menyumbang pendapatan kuartal IV/2012 dan berlanjut tahun depan. Akuisisi Hotel Novotel yang mulai beroperasi pada awal kuartal IV/2012 juga turut menyumbang pendapatan usaha 2013. (Bisnis Indonesia)
 
Bekasi Fajar Industrial Estate (BEST) mencatat penjualan lahan seluas 72 hektare hingga kuartal ketiga tahun ini, atau sekitar 72% dari target perseroan tahun ini sebesar 100 hektar. Penjualan lahan tersebut disumbang dari penjualan lahan di kawasan industri MM2100 yang berlokasi di Cibitung, Bekasi. Hasil penjualan tanah perseroan sangat tinggi yakni memiliki porsi sekitar 96,45% dari total pendapatan perseroan. (Bisnis Indonesia)

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.