Sunday, October 28, 2012

Moving Average

Moving Average yang bila diartikan ke bahasa indonesia adalah Rata-Rata Bergerak
Merupakan indikator yang paling sederhana dan yang paling sering sekali digunakan . Mengapa dikatakan sederhana, karena pada dasarnya Moving Average ini menghitung rata-rata atas data harga yang sudah ada atau yang sudah terjadi, bukan untuk meramalkan harga rata-rata dikemudian harinya yang belum terjadi ^o^

Misalkan jika ada data harga penutupan yang sudah terjadi seperti ini :
2000, 2100, 2200, 2000, 2100, 2200, 2300, 2400, 2500, 2600 
Ada 10 data harga yang sudah terjadi maka jika kita ingin mengetahui berapakah harga rata-ratanya maka caranya hanya perlu menjumlahkan seluruh data yang ada tersebut kemudian dibagi 10 data yang ada. Total penjumlahan dari seluruh data tersebut adalah 22.400 lalu dibagi 10 maka menjadi 2.240.
Maka dengan data yang tersedia ini dapat kita lihat bahwa harga rata-rata 10 hari nya adalah 2.240.
Namun jika kita ingin mengetahui harga rata-rata 5 hari terakhir saja , maka kita hanya perlu  menjumlahkan 5 data harga terakhir (2200, 2300, 2400, 2500, 2600) = 12.000 lalu dibagi 5 , yang hasilnya adalah 2.400, Sangat  sederhana sekali  ^o^


 klik pada gambar untuk memperbesar tampilan

Pada gambar contoh diatas, chart MNCN terlihat ada 4 buah garis yang mana itu merupakan garis Moving Average (MA), warna hijau mewakili MA10 hari (2.792), warna merah mewakili MA30 hari (2.620), warna biru mewakili MA100 hari (2.277) dan warna kuning mewakili MA200 hari (2.013).
Disetiap tool / software chart yang ingin anda gunakan , semuanya sudah pasti menyediakan indikator moving average, sehingga kita tidak perlu lagi repot-repot menghitung manual , cukup hanya dengan melakukan input hari rata-rata (misalkan 10 hari atau 20 hari ) yang kita inginkan saja maka garis harga rata-rata akan tampil secara otomatis.

Semoga bermanfaat ^o^


No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.