Tuesday, October 16, 2012

Market Review 16/10/2012




Dow.                13.424.23.  +95.38 . +0.72%
Nasdaq.             3.064.18.  +20.07   +0.66%
S&P 500.           1.440.13.  +11.54   +0.81%
FTSE.                5.805.61.  +12.29   +0.21%
Dax.                   7.261.25.  +28.76  .+0.40%
CAC40.             3.420.28.  +31.20.  +0.92%
VIX.                       15.27.     -0.87.  .-5.39%
USD Index              79.735 +0.068   +0.09% (DXY)
Oil.                          91.85.  .-0.01.  . -0.01%
Gold.                  1.737.60.  -22.10.  -1.26%
IDR.                  9.608(source: yahoo finance)
Euro.                  1.2947
TLKM.                   39.88.  -0.01.     -0.03%  Rp9579
ISAT.                      30.51.  -0.52      -1.68%  Rp5863
BumiPLC.             245.30. -34.70.  -12.39% 
EIDO.                     30.57.  +0.14.    +0.46%  
Timah.               20.850.        – 430    -2.07%. 
Nickel.              17.100.         +  55.  +0.33%
CPO.                  2.533 RM  -67RM  -2.68%     $795
Corn.                     737.25    -15.50.  -2.06%
SoybeanOil              50.01      -0.66.  -1.30%
Wheat.                   848.25.    -8.50.   -0.99%
Coal(12 Okt)           83.30     -0.30.   -0.36%*        
DOC(12 Okt)     2.000          +0.       +0.00%

* Australian thermal coal,12000-btu/pound
*Source: cnbc,bloomberg,yahoo,marketwatch,indexmundi, jpmorganmetals, palmoilihq.com, pinsar.com
(DE/ls- 16-10-12)



Market Review
 
Dow Jones Senin malam ditutup naik 95 poin atau 0,72% pada 13.424 terutama atas rilis data penjualan eceran untuk bulan September 2012 pada 1,1% yoy vs. estimasi konsensus pada 0,7% dan kinerja emiten Citigroup yang diatas estimasi konsensus. Wall Street juga dipengaruhi oleh optimisme atas rilis data ekspor negara Cina untuk September 2012 pada tingkatan plus 9,9% yoy vs. estimasi konsensus 5,5% yoy. Selain itu, indikator pemulihan pelambatan pertumbuhan ekonomi Cina juga terlihat dari rilis data M2 (uang beredar dalam arti luas termasuk tabungan) yang tumbuh tertinggi sejak 15 bulan terakhir.
 
Selain karena rilis data ekonomi diatas, Wall Street juga dipengaruhi oleh warna positif atas perkembangan di Eropa. Salah satu pejabat senior negara anggota Uni Eropa dikutip menyatakan bahwa kemungkinan Spanyol akan mengajukan proposal resmi permintaan dana talangan pada bulan November ini. Sementara, di Yunani imbal hasil obligasi negara tenor 10 tahun kemarin sudah lebih rendah dibandingkan dengan ketika negara tersebut menerima paket dana talangan kedua Maret 2012 atas komentar pejabat Jerman bahwa Yunani tidak akan meninggalkan keanggotaan Uni Eropa. Isu Spanyol dan Yunani saat ini merupakan termasuk tema utama di Eropa.

News Highlights
 
PT Baramulti Sukses Sarana Tbk (BSSR), perusahaan tambang batubara di Kalimantan akan melakukan penawaran umum perdana untuk meraup dana hingga Rp 549,15miliar, atau 10% dari modal disetor dan ditempatkan. Proses IPO perusahaan milik Baramulti Group ini berpotensi diikuti masuknya anak usaha grup Tata Power, yang mendapat hak membeli 26% saham ketika penawaran umum perdana dilaksanakan. Sekretaris Perusahaan Baramulti menyatakan Khopoli, anak usaha Tata Power, telah menjadi mitra perseroan melalui perjanjian jual beli bersyarat pada 17 Juli. Khopoli merupakan Offtaker BSSR dan memiliki opsi membeli 26% saham perusahaan tersebut yang bisa diambil atau tidak setelah IPO. Khopoli adalah anak usaha Tata Power yang berbasis di India. (Bisnis Indonesia)
 
Baramulti Sukses Sarana (BSSR) menawarkan harga saham perdana pada kisaran Rp.1.600-2.100. Harga itu mencerminkan estimasi Price-to-Earnings Ratio (PER) 2013 sekitar 8,6 – 11,5 kali. (Investor Daily)
 
Salah satu pemegang saham Jaya Agra Wattie (JAWA) yaitu PT Aji Lebur Seketi menjual 1,13 miliar saham dengan harga penjualan Rp 250 per saham pada 11 Oktober 2012. Total penjualan saham tersebut senilai Rp 283,10miliar. Saham tersebut dijual kepada PT Sinar Kasih Abadi yang juga salah satu pemegang saham JAWA. Adapaun transaksi penjualan saham dilakukan dengan harga yang disepakai bersama melalui pasar negosiasi. (Neraca)
 
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan penghentian sementara perdagangan (suspensi) saham PT Garda Tujuh Buana Tbk (GTBO) terkait kesesuaian transaksi penjualan batubara perseroan terhadap perundang-undangan dan peraturan berlaku dan mempertimbangkan penyelenggaraan perdagangan efek yang teratur, wajar dan efisien. (Neraca)
 
Surya Semesta Internusa (SSIA) berencana mengakuisisi jalan tol Jakarta-Cikampek untuk meningkatkan pendapatan berulang (Recurring Income). (Neraca)
 
Pemerintah dan Badan Anggaran DPR menyepakati kenaikan subsidi energi tahun ini dari Rp 202,4 triliun menjadi Rp 305,9 triliun, terdiri dari subsidi BBM sebesar Rp 216,8 triliun dan subsidi listrik senilai Rp 89,1 triliun. Tambahan subsidi itu akan ditambal oleh hasil realokasi cadangan subsidi energi sebesar Rp 23 triliun, anggaran bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) yang tak jadi dicairkan sebanyak Rp 30,6 triliun, dan hasil penghematan subsidi non-energi sebesar Rp 1,7 triliun. Tambahan penerimaan migas sebesar Rp 11,9 triliun dan alokasi belanja di pos lain yang tidak terealisasi juga akan dipakai untuk membiayai tambahan subsidi itu. Kementerian Keuangan memperkirakan realisasi belanja tahun ini hanya mencapai 92,6% dari targetnya. Dengan demikian, defisit anggaran pemerintah pusat pada 2012 diperkirakan mencapai 2,31% dari PDB, lebih tinggi dari rencana yang sebesar 2,23%. (Kontan)

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.