Wednesday, October 17, 2012

Market Review 17/10/2012

Market Review
 
Dow Jones Selasa malam ditutup naik 127 poin atau 0,95% pada 13.551 terutama atas rilis berita kinerja emiten dan data ekonomi Amerika.


Wall Street kemarin menerima beberapa berita positif sehubungan dengan prospek emiten ke depan. Harga saham emiten Johnson & Johnson naik 1,4% setelah merevisi naik proyeksi tahun ini. Begitu juga dengan harga saham Murphy Oil Corporation, naik setelah dirilis berita bahwa emiten ini akan memisahkan (Spin-Off) salah satu unit usahanya. Beberapa saat menjelang musim rilis kinerja kuartal III-2012, investor saham Amerika memang sudah merevisi turun estimasi mereka terhadap kinerja kuartal III-2012. Sedikit fakta diatas estimasi konsensus terlihat mampu memicu aksi beli. Selain itu, kemarin juga dirilis data ekonomi indeks produksi untuk bulan September 2012 yang mencatatkan kenaikan 0,4% yoy vs. minus 1,4% yoy pada bulan Agustus 2012 vs. +0,3% yoy estimasi konsensus. Hal ini juga membuat indeks DJIA bisa untuk ditutup pada sedikit dibawah titik tertingginya 13.556.
 
Sementara itu, Spanyol kembali mendengungkan akan memasukkan proposal resmi untuk meminta dana bantuan Troika, walaupun belum dinyatakan kisaran waktu yang tepat. Hal ini menyebabkan mata uang Euro meningkat terhadap beberapa mata uang dunia utama kemarin. Sebahagian pihak spekulasi proposal resmi akan dimasukkan sebelum pemilihan umum regional pada 21 Oktober. Dimasukkannya proposal resmi oleh Spanyol kepada lembaga internasional dianggap sebagai salah satu penyelesaian dalam daftar masalah Eropa. 




News Highlights
 
Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) telah membukukan laba bersih Rp 1,4triliun per 30 September 2012 atau tumbuh 50% dibandingkan periode sama tahun lalu yang tercatat Rp 933,33miliar. Pertumbuhan laba yang signifikan ini diantaranya ditopang oleh penyaluran kredit Rp 37,1triliun hingga akhir kuartal III-2012,meningkat 30% dibandingkan periode sama 2011. Penyaluran kredit ini tetap diimbangi dengan penerapan asas kehati-hatian yang tercermin dari rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan/NPL)nett sebesar 0,39% atau turun dibandingkan dengan periode sama tahun lalu pada 0,45%. (Investor Daily)
 
Intiland Development (DILD) berencana mengakuisisi lahan seluas 500 hektare (ha) di sekitar Surabaya untuk dijadikan kawasan industri. Dana yang disiapkan mencapai Rp 200-250miliar. Perseroan menggunakan kas internal untuk mendanai akuisisi lahan. Rencananya, kawasan industri baru itu akan mulai dijual dalam 2-3 tahun ke depan. (Investor Daily)
 
Heffernan International Ltd menjual 7,72% saham Citra Marga Nusaphala Persada (CMNP). Selain itu, beberapa pemegang saham dengan kepemilikan di bawah 5% ikut melepas saham perusahaan jalan tol tersebut. (Investor Daily)
 
Wijaya Karya (WIKA) membukukan kontrak baru hingga September 2012 senilai Rp 11,2triliun. Perolehan tersebut setara dengan 68% dari target kontrak baru tahun ini senilai Rp 16,5triliun. (Investor Daily)
 
Ramayana Lestari Sentosa (RALS) telah membukukan pendapatan sebesar Rp 5,92triliun hingga kuartal III/2012 atau naik sekitar 66,7% dibandingkan dengan perolehan pada periode sama tahun lalu senilai Rp 3,55triliun. (Bisnis Indonesia)
 

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.