Monday, December 3, 2012

Market Review 3/12/2012

Market Review
 
Dow Jones Jum’at minggu lalu ditutup flat naik 4 poin pada 13.026 dengan indeks DJIA bergerak mixed. Investor saham Amerika bersikap waspada seiring dengan belum adanya perkembangan baru mengenai isu penyelesaian kesepakatan Fiscal Cliff di Kongres. Sementara itu, pasar saham Jerman ditutup rata-rata menguat sesuai persetujuan parlemen Jerman atas struktur paket dana talangan yang akan dikucurkan pada negara Yunani.
 
Jum’at minggu lalu, presiden Obama masih melaksanakan perjalanan untuk sosialisasi agenda perubahan pajak yang diusulkannya, yaitu pengenaan pajak terhadap kelompok penghasilan lebih dari USD 250 ribu. Walaupun, presiden optimis kesepakatan bisa dicapai sebelum hari Natal , juru bicara Kongress kemarin mengeluarkan pernyataan yang memicu indeks DJIA ke teritori merah, yaitu  "Right now, we're almost nowhere," merujuk kepada perkembangan kesepakatan Fiscal Cliff.
 

Sementara itu di Indonesia, Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) mempersilakan para pengusaha mengajukan penangguhan upah minimum provinsi (UMP) 2013 paling lambat hingga 20 Desember 2012. Penangguhan UMP yang diajukan pengusaha akan ditampung Disnakertrans di setiap provinsi untuk diputuskan oleh gubernur masing-masing provinsi. Diantara tata-cara (Keputusan Menakertrans No Kep 231/Men/2003) penangguhan pelaksanaan upah minimum, antara-lain, perusahaan mengalami kerugian dua tahun berturut, penangguhan UMP maksimum 12 bulan, dan penangguhan upah disetujui oleh serikat buruh atau perwakilan buruh secara tertulis.

News Highlights
 
XL Axiata (EXCL) menambah belanja modal (capital expenditure) tahun ini menjadi berkisar Rp 9-10 triliun dari sebelumnya Rp 7-9 triliun. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan jangkauan layanan 3G di Indonesia. EXCL saat ini menawarkan paket internet Hot Rod 3G di 22 kota di Indonesia. Kualitas layanan itu akan ditingkatkan agar kepuasan pelanggan bertambah. Sejalan dengan itu, pendapatan ditargetkan tetap tumbuh dalan 12-18 bulan ke depan. (Investor Daily)
 
Metropolitan Land (MTLA) menargetkan recurring income atau pendapatan berulang tahun depan dapat menyumbang 40% pendapatan usaha, dari porsi recurring income saat ini sekitar 31%. Perseroan akan meluncurkan beberapa proyek hotel bujet untuk mengejar target itu. (Bisnis Indonesia).
 
Metropolitan Land (MTLA) fokus pada penggarapan tiga proyek hotel pada kuartal IV-2012. Ketiga hotel tersebut antara lain perluasan Hotel Horison Bekasi, pembangunan hotel @Home Lampung, dan Hotel Horison di Cawang, Jakarta Timur. Perseroan masih akan fokus pada pembangunan hotel karena memberi kontribusi pendapatan berulang hingga 31% saat ini. Dalam jangka panjang, proyek hotel dan mal akan diperbesar untuk menambah recurring income. (Investor Daily)
 
Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution menyatakan bahwa inflasi akan mencapai 0,1% mom (4,35% yoy) pada November 2012. Dengan demikian, inflasi 2012 dipastikan akan berada di kisaran target BI di 4,5%±1%. Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan angka inflasi November pada pukul 11.00 hari ini di Jakarta. Menurut nilai tengah estimasi ekonom hasil survei Bloomberg, inflasi bulan lalu diperkirakan mencapai 0,3% mom atau 4,57% yoy. (Bloomberg, Kontan)
 

No comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.